soal 1
Kebutuhan informasi setiap level manajemen berbeda dari jenis dan sumber informasi. Buatlah sebuah simulasi kebutuhan informasi pada setiap level manajemen pada untuk perusahaan kategori enterprise !.
Answer:
Sistem Informasi Dalam Perusahaan Enterprise.
-Sistem informasi pribadi
-Sistem informasi kelompok kerja (workgroup information system), dan
-Sistem informasi perusahaan (enterprise information system)
*contoh simulasi Ensterprisi Sistem (ES).
1. Sistem yang dikembangkan adalah untuk manajemen.
Setelah sistem selesai dikembangkan, maka yang akan menggunakan informasi dari sistem ini adalah manajemen, sehingga sistem harus dapat mendukung, kebutuhan yang diperlukan oleh manajemen. Pada waktu Anda mengembangkan sistem, maka prinsip ini harus selalu diingat.
2. Sistem yang dikembangkan adalah investasi modal yang besar.
Sistem informasi yang akan Anda kembangkan membutuhkan dana modal yang tidak sedikit, apalagi dengan digunakannya teknologi yang mutakhir.
Sistem yang dikembangkan ini merupakan investasi modal yang besar. Seperti halnya dengan investasi modal lainnya yang dilakukan oleh perusahaan, maka setiap investasi modal harus mempertimbangkan 2 hal berikut ini:
a. Semua alternatif yang ada harus diinvestigasi.
b. Investasi yang terbaik harus bernilai.
3. Sistem yang dikembangkan memerlukan orang-orang yang terdidik.
Manusia merupakan faktor utama yang menentukan berhasil tidaknya suatu sistem, baik dalam proses pengembangannya, penerapannya, maupun dalam proses operasinya. Oleh karena itu orang yang terlibat dalam pengembangan maupun penggunaan sistem ini harus merupakan orang yang terdidik tentang permasalahan-permasalahan yang ada dan terhadap solusi-solusi yang mungkin dilakukan.
4. Tahapan kerja dan tugas-tugas yang harus dilakukan dalam proses pengembangan sistem.
Proses pengembangan sistem umumnya melibatkan beberapa tahapan kerja dan melibatkan beberapa personil dalam bentuk suatu team untuk mengerjakannya. Pengalaman menunjukan bahwa tanpa adanya perencanaan dan koordinasi yang baik, maka proses pengembangan sistem tidak akan berhasil dengan memuaskan. Untuk maksud ini sebelum proses pengembangan sistem dilakukan, maka harus dibuat terlebih dahulu skedul kerja yang menunjukkan tahapan-tahapan kerja dan tugas-tugas pekerjaan yang akan dilakukan, sehingga proses pengembangan sistem dapat dilakukan dan selesai dengan berhasil sesuai dengan waktu dan anggaran yang direncanakan.
5. Proses pengembangan sistem tidak harus urut.
Prinsip ini kelihatannya bertentangan dengan prinsip nomor 4, tetapi tidaklah sedemikian. Tahapan kerja dari pengembangan sistem di prinsip nomor 4 menunjukkan langkah-langkah yang harus dilakukan secara bersama-sama. Ingatlah waktu adalah uang. Misalnya di dalam pengembangan sistem, perancangan output merupakan tahapan yang harus dilakukan sebelum melakukan perancangan file. Ini tidak berarti bahwa semua output harus dirancang semuanya terlebih dahulu baru dapat melakukan perancangan file, tetapi dapat dilakukan secara serentak, yaitu sewaktu proses pengadaan hardware.
6. Jangan takut membatalkan proyek.
Umumnya hal ini merupakan pantangan untuk membatalkan suatu proyek yang sedang berjalan. Keputusan untuk meneruskan suatu proyek atau membatalkannya memang harus dievaluasi dengan cermat. Untuk kasus-kasus yang tertentu, dimana suatu proyek terpaksa harus dihentikan atau dibatalkan karena sudah tidak layak lagi, maka harus dilakukan dengan tegas. Keraguan untuk terus melanjutkan proyek yang tidak layak lagi karena sudah terserapnya dana kedalam proyek ini hanya akan memubang dana yang sia-sia.
Soal 2
Apa yang menjadi pembeda pengamplikasian Customer Relationship Management (CRM), Supply Chain Management (SCM) dan Enterprise System (ES) dan kapan 3 hal itu diterapkan pada sebuah perusahaan ?.
Answer:
Pembeda pengamplikasian Customer Relationship Management (CRM), Supply Chain Management (SCM) dan Enterprise System (ES) dan kapan 3 hal itu diterapkan pada sebuah perusahaan anatara lain :
1.ES
Es diyakini banyak pihak sebagai jawaban terhadap tantangan dalam persaingan di dunia bisnis semakin kompleks dimana perusahaan-perusahaan mencoba untuk meningkatkan jumlah konsumennya dengan melakukan pelayanan yang cepat dan biaya yang murah dibandingkan dengan kompetitornya. Sebagai suatu jawaban, ERP mewujudkan kesuksesan sebuah perusahaan dengan cara mengintegrasikan sistem informasi, peningkatan efisiensi dari sistem informasi untuk menghasilkan manajemen yang lebih efisien dalam business procesnya. Ketika perusahaan menjadi lebih efisien akan maka daya saing perusahaanpun menjadi semakin meningkat.
ES dapat diterapkan untuk penciptaan produk atau jasa
perusahaan, mulai dari pemesanan bahan-bahan mentah dan fasilitas produksi
sampai dengan terciptanya produk jadi yang siap ditawarkan kepada pelanggan.
2.SCM
Manajemen Rantai Suplai adalah koordinasi daribahan,informasi dan arus keuangan antara perusahaan yang berpartisipasi. Manajemen rantai suplai bisa juga berarti seluruh jenis kegiatan komoditas dasar hingga penjualan produk akhir ke konsumen untuk mendaur ulang produk yang sudah dipakai.
dengan demikian dapat diterapkan di perusahaan ritel, jika Peran teknologi informasi dalam SCM adalah mengurangi selisih biaya transaksi antar supply chain patner dan biaya dalam mendapatkan aliran informasi. Dengan kata lain, teknologi informasi lebih mempunyai peran dalam mendukung kolaborasi dan koordinasi supply chain melalui pemanfaatan bersama informasi.
3.CRM
CRM mendukung suatu perusahaan untuk menyediakan pelayanan kepada pelanggan secara real time dengan menjalin hubungan dengan tiap pelanggan yang berharga melalui penggunaan informasi tentang pelanggan. Berdasarkan apa yang diketahui dari pelanggan, perusahaan dapat membuat variasi penawaran, pelayanan, program, pesan, dan media.
dan diterapkan Penerapan sistem teknologi informasi di perusahaan jasa keuangan saat ini menjadi kebutuhan yang sangat mutlak, selain penerapan di komunikasi dan transaksi juga untuk pemasaran dan customer relationship. Untuk Customer relationship bukan hanya bagaimana mendapatkan pelanggan baru, tapi juga mempertahankan pelanggan lama dan mengenal mereka lebih dekat.
soal 3
Apa yang menjadi pertimbangan perusahaan menggunakan jasa outsourcing atau insourcing dalam mendukung proses bisnis yang ada?
Answer:
pertimbangan perusahaan menggunakan jasa outsourcing atau insourcing dalam mendukung proses bisnis yang ada antara lain sbb :
###Alasan Perusahaan Melakukan outsourcing :
1. Biaya menjadi lebih murah karena perusahaan tidak perlu membangun sendiri fasilitas SI dan TI.
2. Memiliki akses ke jaringan para ahli dan profesional dalam bidang SI/TI.
3. Perusahaan dapat mengkonsentrasikan diri dalam menjalankan dan mengembangkan bisnis intinya, karena bisnis non-inti telah didelegasikan pengerjaannya melalui outsourcing.
4. Dapat mengeksploitasis k il l dan kepandaian dari perusahaan outsource dalam mengembangkan produk yang diinginkan perusahaan.
5. Mempersingkat waktu proses karena beberapa outsourcer dapat dipilih sekaligus untuk saling bekerja sama menyediakan layanan yang dibutuhkan perusahaan.
6.Fleksibel dalam merespon perubahan SI yang cepat sehingga perubahan arsitektur SI berikut sumber dayanya lebih mudah dilakukan karena perusahaan outsource SI pasti memiliki pekerja TI yang kompeten dan memiliki skill yang tinggi, serta penerapan teknologi terbaru dapat menjadi competitive advantage bagi perusahaan outsource.
7. Meningkatkan fleksibilitas untuk melakukan atau tidak melakukan investasi.
#### Alasan Perusahaan Melakukan Insourcing :
1. Perusahaan memiliki kendali yang besar terhadap SI/TI-nya sendiri.
2. Mengurangi biaya tenaga kerja karena biaya untuk pekerja dalam
perusahaan biasanya lebih kecil daripada biaya yang dikeluarkan untuk
pekerja outsource.
3. Menyalurkan pemanfaatan kompetensi perusahaan secara optimal.
4. Memiliki kemampuan untuk melihat keseluruhan proses pengembangan SI.
5. Sistem Informasi yang dibuat dapat direncanakan secara terstruktur sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
6. Mudah untuk melakukan modifikasi dan pemeliharaan (maintenance) terhadap SI karena proses pengembangannya dilakukan oleh internal
perusahaan tersebut.
7. Lebih mudah dalam mengintegrasikan SI yang dikembangkan oleh perusahaan dengan sistem yang sudah ada.
8. Proses pengembangan sistem dapat dikelola dan dimodifikasi serta dikontrol keamanan aksesnya (security acces).
9. Dapat dijadikan sebagai keunggulan kompetitif (competitif advantage) perusahaan dibandingkan pesaing.
soal 4
Peranan Chief Information Officer (CIO) menjadi sangat penting dalam sebuah organisasi di masa sekarang dan masa mendatang. Seperapa penting peran CIO dan mengapa CIO harus ada dalam sebuah perusahaan?. Untuk mendukung jawaban, anda harus memberikan contoh peranan CIO dalam perusahaan tertentu.
Answer:
Karena Peranan Chief Information Officer (CIO) karena sebuah organisasi dapat
terhambat tanpa CIO sekarang ini dan dimasa mendatang karena hampir setiap
perusahaan bergantung pada sistem informasi.
tugas CIO adalah pekerjaan yang diberikan kepada eksekutif senior di suatu perusahaan yang bertanggung jawab atas teknologi informasi dan sistem komputer yang mendukung tujuan perusahaan.
CIO biasanya memberi laporan chief executive officer, chief operations officer atau chief financial officer. Pada Organisasi militer mereka memberikan laporan kepada commanding officer.
Sebagai contoh, misalnya di industri telekomunikasi dan perbankan.
Tingginya pertumbuhan pelanggan atau nasabah, termasuk pertumbuhan data-data, baik data terstruktur ataupun data tidak terstruktur, mendesak perusahaan untuk mengembangkan infrastruktur mereka.
CIO memiliki peran penting dalam perusahaan sebagai kontributor kunci dalam merumuskan sasaran-sasaran strategis. CIO di sebuah perusahaan besar mendelegasikan keputusan teknis kepada karyawan lebih akrab dengan detail. Biasanya, seorang CIO mengusulkan teknologi informasi yang dibutuhkan oleh suatu perusahaan untuk mencapai tujuannya dan kemudian bekerja dalam anggaran untuk melaksanakan rencana yang telah ditetapkan. Peran CIO juga kadang-kadang merangkap Chief Technology Officer (CTO), meskipun kadang kadang sangat berbeda. Ketika posisi keduanya hadir dalam sebuah organisasi, CIO biasanya bertanggung jawab atas proses / praktek yang mendukung arus informasi, sedangkan CTO umumnya bertanggung jawab untuk infrastruktur teknologi.
3 Komentar
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal





















[...] http://rofiqelbetawi.wordpress.com/2010/11/18/sistem-informasi-manajemen/ Posted in Tugas SIM MB IPB R-44 [...]
tugas CIO adalah pekerjaan yang diberikan kepada eksekutif senior di suatu perusahaan yang bertanggung jawab atas teknologi informasi dan sistem komputer yang mendukung tujuan perusahaan.
[...] http://rofiqelbetawi.wordpress.com/2010/11/18/sistem-informasi-manajemen/ [...]